Apa itu Virus Corona dan Bagaimana Bisa Sampai ke Manusia
Apa itu Virus Corona dan bagaimana bisa sampai ke Manusia
Virus Corona menjadi bahan perbincangan yang hangat akhir akhir ini. Dari awal bulan maret 2020 lalu, virus yang mematikan ini terus mewabah ke banyak negeri, salah satunya adalah Indonesia. yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada akhir tahun lalu ini telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).Dari mana asalnya? Bagaimana bisa sampai ke manusia? Dan bagaimana penyebarannya yang begitu sangat cepat?

Sejarahnya Virus Corona
Virus Corona menjadi bahan perbincangan yang hangat akhir akhir ini. Dari awal bulan maret 2020 lalu, virus yang mematikan ini terus mewabah ke banyak negeri, salah satunya adalah Indonesia. Sudah banyak yang menjadi korbannya. Hingga timbul pertanyaan seperti apa itu virus corona? Dari mana asalnya? Bagaimana bisa sampai ke manusia? Dan bagaimana penyebarannya yang begitu sangat cepat?
Pertanyaan tersebut mewakili rasa kekhawatiran, kecemasan, kegelisahan bahkan ketakutan kebanyakan orang di seluruh dunia. Para ahli dan ilmuwan di dunia berupaya untuk mencari tahu jawaban dari pertanyaan tersebut. Hingga saat ini banyak media memberikan penjelasan terkait sifat, bentuk dan cara virus corona berkembang. Sampai dengan sekarang wilayah terkena dampak terus meluas.
Upaya pencegahan dan dukungan adalah informasi penting yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dari penyakit covid 19 yang disebabkan oleh virus corona. Khususnya dalam masa 2 minggu setelah terpapar virus corona. Untuk semakin meningkatkan kewaspadaan Anda dan mencegah terinfeksi penyakit ini, mari kita cari tahu sejarah coronavirus hingga bisa menyerang manusia pada uraian sebagai berikut.
Apa itu Virus Corona dan bagaimana bisa sampai ke Manusia ?
Pegertisan Virus Corona
Virus Corona termasuk dalam sebuah keluarga virus yang terdapat pada manusia dan hewan. Virus ini bisa menyebabkan beberapa penyakit infeksi saluran pernapasan seperti flu biasa sampai dengan penyakit parah. Beberapa diantaranya adalah MERS-COV atau Middle East Respiratory Syndrome, SARS-COV atau Severe Acute Respiratory dan penyakit berbahaya terbaru belakangan ini adalah COVID-19.
Siapa pun bisa terjangkit virus corona. Khususnya bayi, anak kecil, orang tua lemah fisik dan mereka yang memiliki kekebalan tubuh lemah lebih rentan terhadap serangan dari virus ini. Selain itu, dari segi kondisi musim suatu daerah juga memberikan pengaruh. Seseorang yang tinggal disuatu daerah atau pada saat berkunjung ke daerah yang rawan virus corona bisa beresiko terserang penyakit COVID-19.
Sejarah Virus Corona
Sebelumnya mungkin kita tidak tahu yang namanya virus corona bahkan terdengar begitu asing. Namun, sekarang nama virus tersebut hampir dikenal diseluruh dunia yang berpenduduk. Hal ini diawali dari munculnya penyakit COVID-19 yang memicu wabah penyakit di Wuhan, China pada bulan Desember 2019 lalu. Selanjutnya penyakit yang disebabkan oleh virus corona tersebut menyebar dan merebak ke berbagai negara hingga WHO mendeklarasikannya sebagai suatu pandemi global.
Menurut sejarahnya pada tahun 1973 para ilmuwan pertama kali mengisolasikan virus corona yang telah menyebabkan penyakit seperti bronkitis yang menular pada hewan unggas. Selanjutnya pada tahun 1965, dua orang peneliti bernama Tyrell dan Bynoe telah menemukan bukti bahwa kala itu coronavirus sedang menjangkit manusia dengan gejala flu biasa. Sang peneliti tersebut menemui organ trakea embrionik yang didapat dari saluran pernapasan dari orang yang terserang flu tersebut.
Selanjutnya pada tahun 1960an, Ahli meneliti Tyrell memimpin sekelompok para ahli dalam virologi lainnya untuk melakukan penelitian strain virus pada manusia juga hewan. Virus tersebut diantaranya termasuk virus hepatitis tikus, virus infeksi bronkitis dan lain sebagainya yang ditunjukkan melalui mikroskop elektron. Kemudian virus corona dikelompokkan sebagai virus baru yang diterima secara resmi sebagai genus virus baru.
Hingga pada tahun 2019 lalu, virus corona mulai mewabah di Wuhan, China dan terus berkembang di berbagai daerah bahkan negara negara. Penyebarannya begitu cepat dan tidak bisa diprediksi. Sebelumnya virus corona muncul di Wuhan diduga dari pasar hewan dan ikan laut seafood. Namun, beberapa pihak mulai mencurigai soal Lab Virus China. Sampai sekarang banyak muncul pro dan kontra terkait pemberitaan tersebut. Asal usul Coronavirus pada manusia masih ditelusur lebih lanjut
Penyebab Virus Corona (COVID-19)
Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
1. Melalui percikan air liur dari sang pengidap melalui batuk dan bersin
2. Menyentuh mata, hidung atau mulut setelah terpapar atau memegang barang yang terkena percikan air liur pengidap virus corona
3. Menyentuh wajah dan tangan orang yang sudah terinfeksi
4. Melalui tinja atau feses yang jarang terjadi
5. Berada di daerah yang rawan terinfeksi virus corona
Gejala Infeksi Coronavirus
Virus corona bisa menimbulkan beragam gejala pada pengidapnya. Gejala yang muncul ini bergantung pada jenis virus corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Berikut beberapa gejala virus corona yang terbilang ringan:
1. Hidung beringus.
2. Sakit kepala.
3. Batuk.
4. Sakit tenggorokan.
5. Demam.
6. Merasa tidak enak badan.
Hal yang perlu ditegaskan, beberapa virus corona dapat menyebabkan gejala yang parah. Infeksinya dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia (disebabkan oleh COVID-19), yang mengakibatkan gejala seperti:
1. Demam yang mungkin cukup tinggi bila pasien mengidap pneumonia.
2. Batuk dengan lendir.
3. Sesak napas.
4. Nyeri dada atau sesak saat bernapas dan batuk.
Infeksi bisa semakin parah bila menyerang kelompok individu tertentu. Contohnya, orang dengan penyakit jantung atau paru-paru, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, bayi, dan lansia.
Setelah mengenal pengertian dan definisi secara lengkap terkait virus corona, kini Anda bisa tahu bahwa penyakit yang menyerang paru paru ini bukanlah jenis penyakit flu biasa. Simak terus informasi update terkait virus corona untuk mengetahui perkembangannya lebih lanjut yang banyak diberitakan melalui media berita televisi, website berita, sosial media dan lain sebagainya. Semoga bermanfaa
Post a Comment for "Apa itu Virus Corona dan Bagaimana Bisa Sampai ke Manusia "